Seorang anak perempuan berusia 11 tahun datang ke sebuah klinik di Minas Gerais, Brasil, dengan sesuatu yang tampak sederhana: mengangkat beberapa fragmen gigi susu. Tak seorang pun membayangkan apa yang akan diungkap oleh CT scan. 😶

Gambar-gambar tersebut mengungkap total 81 elemen gigi: 18 desidua, 32 permanen, dan 31 supernumerer, tersebar di seluruh rahang. Para spesialis di Federal University of Juiz de Fora menggambarkannya sebagai “teka-teki medis dan kedokteran gigi” yang belum pernah terjadi sebelumnya. Untuk memahami skalanya: rata-rata orang dewasa hanya memiliki 32 gigi. Anak perempuan ini memiliki hampir tiga kali lipat jumlah itu. 🦷

Diagnosisnya adalah hiperdonsia multipel ekstrem, anomali perkembangan yang sangat langka yang terkait dengan perubahan genetik spesifik pada kromosom 9.
Kasus ini dipublikasikan di American Journal of Orthodontics dan menjadi viral secara global pada 2023. Sebuah tim yang terdiri dari ahli bedah, ortodontis, dan periodontis bekerja selama berbulan-bulan untuk menanganinya — dan mereka berhasil. 💪

