Ahli biologi menemukan berudu raksasa yang tidak pernah berhasil berubah menjadi katak akibat dugaan masalah hormonal

Por Matías Mora
4 August, 2026

Pada 2018, saat menguras sebuah kolam buatan di Pegunungan Chiricahua, Arizona, peserta magang Alina Downer dan timnya dari Southwestern Research Station milik American Museum of Natural History menemukan sesuatu yang tidak mereka duga akan ditemukan di lumpur.

Panjangnya 25.7 sentimeter: lebih panjang daripada pisang dan lebih lebar daripada kaleng soda. Kepalanya sebesar kepala katak banteng dewasa, tetapi ia mempertahankan mulut dan bentuk seekor berudu. Mereka menamainya Goliath, dan ukurannya melampaui rekor sebelumnya untuk spesiesnya sekitar 6 sentimeter.

Earyn McGee

Mengapa ia tidak pernah menumbuhkan kaki? Ahli biologi David Pfennig menduga adanya ketidakseimbangan hormon: hormon tiroidnya, yang bertanggung jawab memicu metamorfosis, mungkin terhambat, sementara tubuhnya terus tumbuh tak terkendali. Goliath hidup di stasiun tersebut hingga 2019, ketika ia mati tanpa penyebab pasti yang terkonfirmasi. Kini, tubuhnya tetap diawetkan, menyimpan jawaban yang belum sepenuhnya berhasil diuraikan oleh sains.

Alina Downer

Puede interesarte