Alex Veintimilla, dari Quito, Ekuador, menciptakan karakter bernama ‘Shaggy’: seorang polisi operasi khusus dengan bisep besar dan perut berotot, semuanya berkat filter kecerdasan buatan. 😳 Dengan identitas palsu itu, ia memperoleh 56,000 pengikut di TikTok dan, menurut penyelidikan, menjalin hubungan asmara daring sebelum meminta uang kepada para korbannya.

Ketika polisi datang untuk menangkapnya, kenyataannya berbeda. Kolonel Hugo Amores mengonfirmasi bahwa Veintimilla mengenakan seragam kamuflase bergaya SWAT di atas beberapa lapis pakaian, berusaha terlihat lebih berotot secara langsung. Selama operasi, ia melepasnya, dengan alasan masalah kesehatan.

Ia memiliki catatan kasus intimidasi dan dicurigai sebagai anggota geng Latin Kings. Ia dibebaskan karena kurangnya bukti langsung, dan beberapa jam kemudian ia melakukan siaran langsung di TikTok sambil bersumpah bahwa fotonya asli. Polisi masih mencari lebih banyak korban. 🚨

