Bagaimana jika firdaus dalam Alkitab tidak benar-benar hilang seperti yang kita kira, dan kini kita bisa bepergian ke tempat yang konon pernah menjadi lokasinya? 👀
Seorang kolektor Alkitab kuno kembali menghidupkan misteri ini dengan memperlihatkan di YouTube sebuah peta yang terdapat dalam Alkitab Jenewa tahun 1599. Bagian yang menarik? Gambar itu menunjuk ke wilayah yang saat ini sesuai dengan Turki timur, dekat Gunung Ararat dan perbatasan Armenia serta Iran.
Dan lokasi itu bukan dipilih secara acak.

Menurut Kitab Kejadian, sebuah sungai mengalir keluar dari Taman Eden lalu terbagi menjadi empat: Pison, Gihon, Tigris, dan Efrat. Dua yang terakhir memang ada dan dapat dikenali dengan jelas, tetapi dua lainnya masih menjadi misteri.
Peta itu mencerminkan penafsiran Alkitab kuno yang menempatkan firdaus di dekat sumber Sungai Efrat. Kemunculannya di media sosial kembali menghidupkan teori-teori tentang tempat Adam dan Hawa tinggal, menurut kisah Alkitab.
Meski begitu, ada perbedaan penting: peta itu tidak membuktikan bahwa Eden benar-benar berada di sana. Peta tersebut merupakan penafsiran historis, bukan penemuan arkeologis yang telah mengonfirmasi keberadaannya.
Yang menarik, wilayah ini memang ada dan dapat dikunjungi hingga saat ini. Meskipun belum ada yang membuktikan bahwa Eden berada di sana, peta itu memungkinkan kita membayangkan seperti apa tempat yang oleh sejumlah cendekiawan abad XVI diidentifikasi sebagai firdaus.
