Kouri Richins, penulis yang menulis buku anak-anak tentang duka setelah kehilangan suaminya, baru saja dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, ironisnya pada hari yang sama ketika Eric Richins seharusnya berulang tahun ke-44.

Para hakim menemukan bahwa Richins membunuh pasangannya dengan dosis fentanyl yang mematikan dalam koktail Moscow Mule. Motif di balik kengerian itu adalah keinginan untuk mengumpulkan harta warisan sebesar $4 million.

Momen yang paling memilukan terjadi di ruang sidang. Anak-anaknya sendiri, berusia 9, 11, dan 13 tahun, memohon kepada hakim untuk mengurungnya selamanya. “Aku tidak merindukan Kouri”, tulis putra sulungnya. Hakim berbicara terus terang: dia “terlalu berbahaya untuk dibebaskan”.

