Jennifer Lopez tak bisa lebih bangga lagi. Dalam sebuah wawancara dengan Extra, penyanyi dan aktris berusia 56 tahun itu mengatakan bahwa anak kembarnya yang berusia 18 tahun, Emme dan Max, mendaftar ke tepat lima universitas dan diterima di semuanya. Bukan hanya itu: masing-masing menerima beasiswa dari setiap institusi. 🌟

Detail yang membuat media sosial heboh justru adalah itu: beasiswanya. Karena itu adalah beasiswa akademik berbasis prestasi dan bukan berdasarkan kebutuhan finansial. Dan ketika orang-orang teringat bahwa si kembar adalah anak dari salah satu artis terkaya di dunia, pendapat pun terbelah dua. “Beasiswa itu seharusnya diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkannya”, tulis sebagian orang. Yang lain berargumen bahwa usaha tetaplah usaha, terlepas dari nama belakang atau rekening bank. 💭

Yang hanya sedikit orang duga adalah bahwa, selain perdebatan itu, kisah ini menyimpan satu kejutan lain: Emme, yang tampak diidentifikasi sebagai Oskar Muñiz dalam unggahan yang sejak itu telah dihapus, memilih Sarah Lawrence College di New York untuk belajar teater dan seni pertunjukan. Kedua anak kembar itu memiliki ADHD, sesuatu yang pernah disebutkan JLo secara terbuka dengan sangat bangga. “Aku sudah menangis selama dua bulan”, akunya di Jimmy Kimmel Live! menjelang kepergian anak-anaknya yang sudah di depan mata. 🎭❤️
