Anak laki-laki berusia 6 tahun berjalan sejauh 3 kilometer dalam cuaca yang sangat dingin dan menyeberangi dua aliran sungai untuk pergi ke sekolah: Ia naik kelas dengan nilai istimewa, dan kisahnya membantu keluarganya

Por Krishna Medina
7 October, 2026

Pagi itu, di Misiones, Argentina, guru Noelia Bairros berdiri terpaku di ambang pintu sekolah. Saat itu pukul 7:30 pada hari Senin di tahun 2018, dan embun beku pertama tahun itu baru saja turun. Semuanya berwarna putih, tetapi yang mengejutkannya adalah apa yang ia lihat di tengah hamparan itu. Maka, ia mengeluarkan ponselnya dan memotretnya.

Namanya Axel Yamil Antúnez, dan usianya 6 tahun.

Noelia Bairros

Axel bangun sebelum fajar. Dengan ransel di punggung, ia berjalan sejauh 3 kilometer, menyeberangi dua aliran sungai, lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melintasi dataran menuju Sekolah No. 196 di Colonia Caa Guazú. Tidak ada transportasi di daerah itu, jadi ia berjalan ke sana setiap hari bersama saudara-saudaranya.

Dan bukan hanya dia. Hari itu, katanya, kehadiran siswa lengkap. “Semua datang.”

Sebab, dingin bukan satu-satunya tantangan. Pada musim panas, anak-anak berjalan sejauh 3 kilometer yang sama di bawah terik matahari. Mereka hanya tidak masuk sekolah saat hujan turun dan aliran sungai yang meluap membuatnya mustahil untuk diseberangi.

Bagi ribuan orang, foto itu luar biasa. Bagi Axel, itu hanyalah rute sehari-hari yang ia tempuh untuk mendapatkan pendidikan.

Namun, foto itu akhirnya mengubah jauh lebih banyak daripada yang pernah ia bayangkan.

Setelah foto itu viral, bantuan mulai berdatangan untuk Axel dan keluarganya. Beberapa bulan kemudian, bocah itu naik kelas dengan nilai istimewa dan mendapat pengakuan dari sekolahnya, sementara keluarganya menerima bantuan untuk pindah ke rumah baru, tempat mereka tak lagi perlu khawatir air masuk melalui atap saat hujan.

Foto arsip

Dukungan itu juga diberikan kepada sekolahnya, yang menerima berbagai peningkatan, seperti koneksi internet, sementara sebuah organisasi mulai memberikan uang kepada keluarga itu setiap bulan untuk membantu membayar pakaian, sepatu, dan perlengkapan sekolah Axel.

Puede interesarte