Luchito tiba sendirian di hotel kamp pelatihan Bafana Bafana di Pachuca, dengan album Piala Dunia di bawah lengannya dan sebuah poster yang meminta tanda tangan. 🇲🇽❤️

Yang terjadi berikutnya adalah sesuatu yang tidak diduga siapa pun: pelatih Hugo Broos adalah orang pertama yang mendekat — dan alih-alih menandatangani, ia memberinya jersey resmi Afrika Selatan.

Setelah itu, para pemain berbaris. Satu per satu mereka menandatangani album dan jersey itu, berfoto dengannya, dan mengajarinya salam tradisional tim. 🤩🙌
Akhirnya seperti sesuatu yang keluar dari film: Luchito yang emosional akhirnya menarikan selebrasi ikonik Tshabalala di Piala Dunia 2010. Ia datang untuk mendapatkan tanda tangan. Ia pulang dengan sebuah kisah untuk diceritakan seumur hidupnya. 🥹⚽🏆
Anda bisa menonton videonya di sini:
