Anggota geng menyamar sebagai imam untuk menghindari penangkapan di El Salvador: ia tergabung dalam MS-13, dan tato-tatonya membongkar kedoknya

Por Rodrigo Martínez
20 August, 2026

Di Sonsonate Oeste, seorang pria biasa menghadiri misa dengan mengenakan pakaian seperti imam.

Tidak seorang pun menyangka bahwa di balik jubah imam itu terdapat tato-tato MS-13. Selama bertahun-tahun, menurut pihak berwenang Salvador, ia memanfaatkan kedekatannya dengan Gereja Katolik sebagai kedok sempurna untuk berpindah-pindah tanpa menimbulkan kecurigaan dan menyembunyikan identitas aslinya di dalam organisasi kriminal tersebut.

Hal yang menarik adalah bahwa hampir selalu pendeta evangelis yang tertangkap menyusup ke dalam jemaat. Ini adalah pertama kalinya kasus seseorang yang menyamar sebagai imam Katolik dikonfirmasi. Ketika aparat menangkapnya, tato di kulitnya mengungkap kisah yang coba disembunyikan oleh jubah imam tersebut. Ia kini menghadapi proses hukum sementara pihak berwenang meninjau setiap detail selama ia berada di paroki.

Puede interesarte