Klip itu menjadi viral dalam hitungan detik: Vozinha mendekati untuk memeluk Messi sebelum perpanjangan waktu dan kapten Argentina itu terus berjalan, seolah-olah dia tidak melihatnya. 📱🔥
Media sosial pun cepat terbelah. Ada yang menyebutnya sebagai penghinaan, yang lain buru-buru membelanya: “dia fokus pada pertandingan, Anda tidak bisa mengharapkan dia menyapa semua orang”. Vozinha sendiri, yang berusia 40 tahun, akhirnya meluruskan semuanya: dia mengatakan bahwa di akhir pertandingan Messi memeluknya, mengatakan kepadanya bahwa dia adalah “seorang penjaga gawang yang luar biasa”, dan mereka bahkan bertukar jersey.
Argentina menang 3-2 dalam perpanjangan waktu pada laga Piala Dunia 2026 ini. Menurut Anda, apakah itu sebuah penghinaan atau semua orang terlalu membesar-besarkan video itu? 🤔⚽
