Argentina melarang penunggak nafkah anak masuk stadion, dan 13.000 orang sudah terdampak ⚽🇦🇷

Por Valentina Ulloa
16 June, 2026

Apa pendapat Anda tentang langkah ini? Menteri Keamanan Argentina, Alejandra Monteoliva, mengatakannya dengan tegas: “Individu yang melakukan kekerasan dan penunggak nafkah anak, keluar dari stadion.” Dan itu bukan sekadar ucapan — pada 13 Mei 2026, ia menandatangani Resolusi 429/2026, yang mengubah peringatan itu menjadi hukum. ⚽🇦🇷

GettyImages/AP

Sejak hari itu, siapa pun yang tercantum dalam Public Registry of Delinquent Child Support Providers secara otomatis dikecualikan dari program “Tribuna Segura”, sistem yang mengontrol akses ke stadion di seluruh negeri.

Istock

Dalam praktiknya, itu berarti sekitar 13.000 orang tidak bisa masuk untuk menonton tim mereka sampai mereka melunasi utang mereka kepada anak-anak mereka. Tidak masalah apakah pertandingan berlangsung di kandang atau tandang, apakah itu final atau derby: tidak bayar, tidak masuk.

AP

Langkah ini muncul dari kesepakatan antara Pemerintah Nasional dan Kota Buenos Aires, yang sebelumnya sudah memberlakukan pembatasan serupa. Apa yang dulu bersifat lokal kini menjadi nasional. Menurut Anda, apakah menggunakan gairah terhadap sepak bola sebagai alat tekanan adalah cara yang tepat untuk menjamin bahwa anak-anak menerima apa yang menjadi hak mereka? 💬

Puede interesarte