Mounir Nasraoui, ayah Lamine Yamal, menjelaskan mengapa ia tidak menemani putranya selama Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Meski ketidakhadirannya menarik perhatian karena pentingnya turnamen tersebut, ia menegaskan bahwa keputusan itu berkaitan dengan kesehatannya dan bukan karena kurangnya dukungan.

Mounir mengatakan bahwa ia menderita epilepsi, mengonsumsi beberapa pil setiap hari, dan bahwa rasa gugup atau kegembiraan dapat memicu kejang. Itulah sebabnya ia memilih untuk tetap di rumah dan menyaksikan setiap pertandingan dari jauh, sambil terus berhubungan dengan Lamine.
Ayah sang pesepak bola mengatakan bahwa ia bangga atas kerja putranya dan tim nasional Spanyol. Ia juga mengakui bahwa berada ribuan kilometer jauhnya saat final berlangsung terasa sulit, tetapi ia harus memikirkan kesejahteraannya dan menghindari menimbulkan masalah selama perjalanan yang begitu berat.
