Bruce Lincoln punya banyak alasan untuk pergi. Ia tumbuh besar di Porto Velho, Rondônia, bersama ayah yang, menurut pengakuannya sendiri, menolaknya dan memukulinya karena ia gay.
Ia mengatakan bahwa ayahnya suka minum-minum, menghabiskan bertahun-tahun di penjara, dan pernah membakar rumah, serta bahwa ayahnya berkata lebih suka memiliki anak pencuri atau pecandu narkoba daripada anak homoseksual.
Kini, Bruce adalah influencer dan komedian di Instagram, dan video-videonya menampilkan sesuatu yang tak pernah dibayangkan siapa pun: ia memandikan ayahnya, mengganti popoknya, dan memberinya makan.
Ayahnya mengalami stroke dan kehilangan sebagian kemandiriannya. Menurut Bruce, saudara-saudaranya tidak membantu merawat ayah mereka, jadi semua tanggung jawab jatuh kepadanya.
Ia tidak menyimpan dendam. “Ayah saya pernah menyerang saya, tetapi sekarang sayalah yang ada di sini. Karena ketika kita punya kasih sayang, kita merawat”.

Ia juga menjelaskan bahwa ia membagikan kisah ini bukan untuk menyombongkan diri, melainkan agar keluarga lain bisa merenung selagi masih ada waktu.
