Rasanya mustahil sesuatu yang begitu rapuh bisa menembus sesuatu yang begitu keras, tetapi alam selalu menemukan jalan.
Tanaman tidak menembus trotoar dengan kekuatan. Yang mereka lakukan jauh lebih cerdik: mereka menemukan retakan yang sudah ada, akibat cuaca, keausan, atau orang-orang yang berlalu-lalang, lalu tumbuh di sana. Sedikit tanah dan kelembapan terkumpul di celah itu, tepat seperti yang mereka butuhkan.

Dari sana, akar mereka tumbuh, merambat ke ruang-ruang yang tersedia, dan memberikan tekanan, sementara air dan perubahan suhu juga melemahkan material tersebut. Sedikit demi sedikit, celah kecil bisa menjadi ruang yang cukup bagi tanaman untuk muncul ke permukaan.
Bukan berarti bunga lebih kuat daripada beton. Artinya, ia menemukan celah dan tak pernah berhenti tumbuh.

Mungkin kita juga tidak perlu meruntuhkan segala sesuatu yang menghadang. Terkadang, yang dibutuhkan hanyalah menemukan ruang kecil itu agar bisa terus melangkah maju.
Jika alam bisa menembus beton, kamu juga bisa. Bukan karena itu mudah, melainkan karena bertahan, beradaptasi, dan tumbuh adalah hal paling alami yang ada.
