“Bahkan Trump pun tak bisa memperbaiki ini di lapangan”: kekalahan telak Belgia yang memicu kontroversi setelah panggilannya ke FIFA

Por Alexander López
7 July, 2026

Sepak bola itu sakral dan tidak boleh dinodai oleh politik! 🤯🔥 Satu panggilan telepon saja sudah cukup bagi FIFA untuk mengampuni kartu merah Folarin Balogun. 📞

Donald Trump mengira ia bisa menggunakan kekuasaannya untuk mengendalikan FIFA dan menyelamatkan tim dari sebuah kartu, tetapi takdir dan tim nasional Belgia memberi mereka tamparan kenyataan yang paling kotor dan paling menyakitkan dalam sejarah mereka.

Gianni Infantino mengakuinya dengan terus terang: ia berbicara “secara rutin” dengan Donald Trump tentang Piala Dunia.

Federasi Belgia menyebut keputusan itu “mencengangkan”, dan UEFA berbicara tentang pelanggaran aturan yang “tak dapat dipahami”.

Namun lapangan yang memberi kata akhir. Belgia menghancurkan Amerika Serikat 4-1 di Seattle, dengan dua gol dari Charles De Ketelaere dan Romelu Lukaku memberi sentuhan akhir, merayakannya dengan menunjuk ke arah kotak penalti. Balogun, pemain yang diampuni itu, nyaris hanya menyentuh bola 19 kali.

Media sosial benar-benar jadi ajang pertumpahan darah: para puris sepak bola merayakan bahwa “kecurangan” itu berakhir dengan pembantaian bersejarah, sementara para pembela presiden murka.

Apakah ini keadilan ilahi atau nasib buruk?

Puede interesarte