Bayi badak menangis selama berhari-hari setelah melihat ibunya mati di tangan para pemburu liar

Por Josefina Reyes
19 May, 2026

Davi, seekor badak yang baru berusia delapan bulan, menjadi yatim piatu pada 2018 setelah para pemburu liar membunuh ibunya di Afrika Selatan untuk mengambil culanya. Para penyelamat percaya si kecil menyaksikan serangan itu, yang menyebabkan trauma emosional mendalam padanya.

The Rhino Orphanage

Para penjaga hutan memindahkannya ke suaka The Rhino Orphanage, tempat mereka berusaha menjaganya tetap tenang dengan menutupi mata dan telinganya untuk mengurangi stres. Selama hampir seminggu, Davi menolak makanan, tetap meringkuk, dan terus menangis sambil memanggil ibunya.

The Rhino Orphanage

Para perawat mengatakan ia tidak mengalami cedera fisik yang serius, tetapi “patah hati”. Dengan kesabaran dan perawatan tanpa henti, mereka akhirnya berhasil membuatnya menerima susu dan mulai pulih. Beberapa waktu kemudian, ia menjalin ikatan dengan dua badak yatim piatu lainnya bernama Lolli dan Lotti ❤️‍🩹.

The Rhino Orphanage

Puede interesarte