Sindrom Crouzon adalah kondisi genetik langka yang menyebabkan penutupan dini sutura tengkorak, sehingga mengubah pertumbuhan tulang di kepala dan wajah.
Hal ini dapat menyebabkan kelainan bentuk kraniofasial dan memengaruhi fungsi seperti penglihatan dan pernapasan.

Meskipun kondisi ini belum dapat disembuhkan, kelainan yang ditimbulkannya dapat ditangani dengan berbagai operasi kraniofasial. Dalam kasus anak laki-laki ini, para spesialis melakukan rekonstruksi menggunakan alat distraksi yang memungkinkan tulang wajah dimajukan secara bertahap.

Hasilnya tidak hanya mengubah penampilannya: peningkatan signifikan pada penglihatan dan pernapasannya juga dilaporkan. ❤️
