Alexander Zverev baru saja memenangkan US Open dan tidak mengetahuinya 😳

Petenis Jerman itu mengalahkan Ben Shelton dalam final empat set di lapangan Arthur Ashe di New York, tetapi ketika poin penentu tiba, suara wasit kursi ditelan oleh gemuruh tribun. Zverev tetap berdiri, menunggu gim berikutnya, yakin bahwa papan skor masih menunjukkan 5-1. Beberapa detik berlalu—sebuah keabadian dalam final Grand Slam—hingga ia melihat papan skor raksasa dan memahami semuanya. Baru setelah itu ia berlari ke net, di tengah tawa gugup, untuk meminta maaf kepada Shelton atas keterlambatan tersebut 🎾
Ini adalah gelar major keduanya tahun ini, setelah Roland Garros, dan menyembuhkan luka yang tetap terbuka sejak 2020, ketika ia kalah di final yang sama dari Dominic Thiem setelah unggul dua set. Tiga belas tahun menanti Grand Slam, dan tiba-tiba dua dalam tiga bulan.

