Berlin mengizinkan perempuan bertelanjang dada di kolam renang umum: keluhan yang membuatnya menjadi mungkin

Por Rodrigo Martínez
17 June, 2026

Pada Desember 2022, seorang perempuan berusia 33 tahun tiba di sebuah kolam renang umum di distrik Berlin-Kaulsdorf seperti hari-hari biasa. Ia melepas bagian atas pakaian renangnya — sesuatu yang bisa dilakukan pria mana pun tanpa masalah — dan staf fasilitas itu menuntut agar ia menutupinya. Ketika ia menolak, mereka mengusirnya.

Ia tidak membiarkannya begitu saja. Ia mengajukan keluhan resmi ke kantor Ombudsperson Senat Berlin, yang dipimpin oleh Dr. Doris Liebscher. Pihak berwenang menyimpulkan bahwa perempuan itu telah menjadi korban diskriminasi. Hasilnya tak terduga dalam cakupannya: pada Maret 2023, operator kota Berliner Bäderbetriebe secara resmi mengubah aturan kode berpakaian untuk seluruh kota. Sejak saat itu, perempuan dan orang non-biner diizinkan berenang tanpa menutupi torso mereka, persis seperti pria. Berlin menjadi berita internasional dalam semalam.

Hal yang menarik adalah bahwa ini tidak muncul begitu saja: Jerman memiliki tradisi budaya yang disebut Freikoerperkultur — “budaya tubuh bebas” — yang bermula sejak akhir abad ke-19. Göttingen dan Siegen sudah mengadopsi langkah serupa pada musim panas sebelumnya. Berlin hanya memperluas kesetaraan yang, pada dasarnya, sudah menjadi bagian dari sejarahnya. 🤔

Puede interesarte