Kabar yang memilukan ini membuat China berduka.

Seekor anjing Border Collie terkenal bernama Chutou, yang memiliki lebih dari satu juta pengikut di media sosial, dicuri dari rumahnya dengan akhir terburuk yang mungkin terjadi.

Anjing itu akhirnya dijual seharga 25 dolar ke sebuah restoran daging anjing, tempat ia dengan sedih dimasak dan dimakan.

Setelah mengetahui tragedi itu, pemiliknya yang hancur memutuskan untuk menuntut pihak-pihak yang bertanggung jawab; namun, ia menghadapi hambatan besar akibat lemahnya undang-undang perlindungan hewan yang ada di negara tersebut. Insiden malang ini telah memicu gelombang kemarahan global atas kurangnya keadilan bagi hewan peliharaan dan ketakutan bahwa, jika sesuatu yang serupa terjadi pada hewan peliharaan siapa pun, tidak akan ada hukum yang melindungi mereka.

