Brie Morgan Bauer mengira nyeri bahunya sebagai flu saat hamil, dan beberapa hari kemudian dokter mengamputasi keempat anggota tubuhnya

Por Rodrigo Martínez
6 August, 2026

Brie Morgan Bauer sedang hamil 27 minggu ketika ia mulai merasakan nyeri aneh di bahunya. Ia mengira itu flu. Ternyata bukan.

Di Overland Park, Kansas, ia akhirnya masuk ruang gawat darurat dengan kontraksi dan bayinya mengalami gawat janin. Dokter melakukan operasi darurat, dan pada 17 Februari 2024, putranya Beau lahir. Namun tubuh Brie tidak pulih: ia mengalami pendarahan hebat, tekanan darahnya anjlok, dan ia diintubasi serta ditempatkan dalam koma yang diinduksi sambil menjalani dialisis.

Diagnosisnya baru diketahui kemudian: sindrom syok toksik streptokokus, yang disebabkan oleh bakteri yang berkembang dalam hitungan jam dan yang menurut dokter di University of Kansas Health System sangat berbahaya bagi perempuan hamil dan pascapersalinan. Kerusakannya begitu luas sehingga ahli bedah harus mengamputasi tangan dan kakinya untuk menyelamatkan nyawanya. Kini, bersama suaminya Reid, ia membagikan kisahnya di Instagram agar tidak ada lagi yang mengabaikan gejala yang tampak tidak berbahaya.

Puede interesarte