Ini bukan dipahat atau dicat: Patung jamur ini hidup dan terus tumbuh setiap hari

Por Krishna Medina
19 August, 2026

Beberapa patung di tengah lembah hutan kuno di Skotlandia membuat dunia terdiam. Patung-patung itu tertutup daun, jamur, dan miselium, seolah-olah tumbuh langsung dari hutan hingga membentuk rupa humanoid yang sempurna.

Dan, dengan cara tertentu, itulah yang sebenarnya terjadi. Patung-patung ini hidup; mereka terus tumbuh dan berubah. Namun, untuk mencapai penampilan yang begitu presisi, alam mendapat sedikit bantuan. Seniman yang bertanggung jawab atas karya ini adalah Kirsten Tingle, yang memindai tubuhnya sendiri dalam bentuk 3D dan mengubahnya menjadi cetakan yang terdiri atas 88 bagian. Namun, alih-alih mengisinya dengan plester atau resin, ia memutuskan untuk memanfaatkan kekuatan alam yang sama: ia menggunakan miselium hidup, sistem akar jamur, yang dapat merekatkan material yang ditemukannya di sekitarnya dan berfungsi sebagai lem alami saat tumbuh di atas substrat.

Di studionya di Hackney, London, ia memberi makan miselium dengan kardus bekas yang dikumpulkan dari berbagai usaha di lingkungan sekitar. Setiap bagian cetakan dirancang agar dapat dibongkar setelah jamur selesai tumbuh dan membentuk tubuhnya yang sedang duduk dengan tepat.

Hasilnya kemudian dipajang di luar ruangan, di antara pepohonan dan dedaunan yang berguguran, sebagai bagian dari jalur seni The Neverending Glen, di Kelburn Estate, Skotlandia. Sosok yang tampak terbuat dari batu atau kulit kayu, tetapi sebenarnya hidup dan berubah seiring waktu.

Sang seniman membiarkan alam sendiri berinteraksi dengan karya tersebut dan menyelesaikannya, dan mungkin itulah sebabnya melihatnya di tengah hutan terasa begitu mengusik: kita tidak tahu seberapa besar bagian patung itu yang berasal dari sang seniman dan seberapa besar yang sudah menjadi milik jamur.

Puede interesarte