Ia tidak memakan bangkai. Itulah yang membedakan cacing sekrup Dunia Baru, Cochliomyia hominivorax, dari hampir semua parasit lain yang diketahui: larvanya melubangi dan hanya memakan jaringan hidup.

Siklusnya dimulai ketika seekor lalat betina meletakkan telurnya di tepi luka terbuka pada hewan berdarah panas apa pun, termasuk manusia. Dalam hitungan hari, telur-telur itu menetas dan larva berpilin masuk ke dalam luka, menembus lapisan otot saat mereka melewati tiga tahap perkembangan. Jika tidak terdeteksi tepat waktu, infestasi itu bisa berakibat fatal. Setelah larva mencapai kematangan, mereka meninggalkan inang, jatuh ke tanah, mengubur diri, dan membentuk kapsul pelindung yang disebut pupa, dari mana mereka muncul sebagai lalat dewasa yang siap menginfeksi organisme baru.

Amerika Serikat berhasil memberantas hama ini pada 1960-an melalui pelepasan massal jantan mandul, dengan memanfaatkan fakta bahwa betina hanya kawin sekali seumur hidupnya. Selama beberapa dekade, kolaborasi antara A.S. dan Panama mempertahankan penghalang di Darién. Pada 2023, cacing sekrup melintasinya. Pada Juni 2026, hama ini sudah terdeteksi di Texas, dan siklus hidupnya dapat selesai hanya dalam 24 hari di iklim semi-kering seperti di Arizona.

