Pada 2020, Chris Nikic melintasi garis finis yang belum pernah dilintasi siapa pun dengan Down syndrome sebelumnya: garis finis Ironman penuh. 3.8 km berenang, 180 km bersepeda, dan 42 km berlari. Itu bukan keajaiban — itu adalah hasil dari bertahun-tahun latihan, jatuh bangun, dan sebuah moto yang ia ulang seperti mantra: maju 1% setiap hari. 💪

Sejak hari itu, Nikic tidak melambat. Ia menuntaskan enam World Marathon Majors — perlombaan paling menantang di planet ini — dan memenangkan beberapa ESPY Awards, penghargaan paling bergengsi dalam olahraga Amerika. Pada Ironman 70.3 di Massachusetts, ia didampingi Dr. Tommy Martin sebagai pemandu lombanya, yang menemaninya kilometer demi kilometer. “Saya berharap setiap garis finis yang dilintasi Chris mengingatkan dunia bahwa diagnosis Anda tidak menentukan potensi Anda”, kata Martin. 🏅

Hari ini, Chris memiliki sesuatu yang hanya bisa dikatakan oleh sangat sedikit atlet di dunia: rekor bersejarah, yayasannya sendiri, dan kemampuan untuk mengubah apa yang orang yakini sebagai sesuatu yang mungkin. Jika Anda pernah berpikir keadaan Anda membatasi Anda, kisahnya menjawabnya dengan fakta. ✨

