Dani Olmo memutuskan untuk angkat bicara, dan ia melakukannya tanpa filter. Gelandang Spanyol itu secara terbuka menanggapi Ratón Ayala, yang telah meminta maaf atas pukulan yang ia lontarkan kepadanya setelah final antara Spanyol dan Argentina.

Namun Olmo tidak menerimanya. Menurut versinya, seluruh cerita penyesalan itu runtuh pada satu detail: Ayala membenarkan pukulan tersebut sebagai respons terhadap kata-kata yang, menurut Olmo, tidak pernah ada. “Saya sama sekali tidak mengatakan apa pun kepadanya”, itulah kata-kata persisnya.

Bagi pemain Spanyol itu, meminta maaf sambil mempertahankan kebohongan bukanlah permintaan maaf. Dan dengan logika itu, ia menutup bab tersebut dengan sebuah pernyataan yang sudah mulai beredar di kalangan penggemar di kedua negara.
Yang mendefinisikan seseorang bukanlah kesalahannya, melainkan bagaimana ia mengakuinya setelah itu.
