David John Castañeda baru berusia 19 tahun ketika berat badannya mencapai 464 pon, sekitar 210 kilogram. Pada hari biasa, ia memulai harinya dengan telur dadar yang dibuat dari delapan butir telur, keju, ham, dan bacon, dan itu baru sarapan.

Setelah itu, ia bisa makan satu bungkus pasta utuh, banyak irisan roti, dan nasi dalam jumlah yang ia sendiri gambarkan cukup untuk “memberi makan satu desa”. Ia makan sampai merasa kesakitan dan mulai berpikir bahwa tubuhnya tidak akan mampu bertahan lebih lama lagi.

Hampir tiga tahun kemudian, penampilannya benar-benar berbeda: ia mengatakan bahwa dirinya telah kehilangan 273 pon, sekitar 124 kilogram, tanpa menggunakan suntikan penurun berat badan. Setelah mencoba berbagai metode, kini ia mempertahankan defisit kalori, mencatat makronutriennya, dan berlatih secara rutin.


Kini, di usia 22 tahun, ia bekerja sebagai pelatih penurunan berat badan dan menggunakan transformasinya sendiri untuk membantu orang lain.
