Selama dua minggu, tak ada seorang pun yang datang menjemputnya.
Ketika pemiliknya meninggal, Debbie ditinggalkan sendirian di rumah itu di Novato, California, tanpa menyadari bahwa kesunyian itu akan berlangsung selama empat belas hari. Usianya 40 tahun dan ia nyaris tak mampu berdiri sendiri ketika tempat penampungan Marin Humane menemukannya. “Ia nyaris tak mampu berdiri”, ujar Sam W., manajer tempat penampungan tersebut, kepada The Dodo. Ia makan dan minum, tetapi begitu lambat hingga setiap suapan tampak seperti upaya yang sangat berat.


Mereka menyiapkan tenggeran khusus untuknya, kandang berlapis bantalan untuk berjaga-jaga jika ia jatuh, penghangat, pencahayaan yang dikontrol dengan cermat, serta pola makan yang dirancang khusus untuknya. Pada awalnya, ia tidak menunjukkan apa pun—tidak takut maupun bahagia: ia bahkan terlalu lemah untuk merasakan itu. Namun, seiring tubuhnya pulih, sesuatu dalam diri Debbie mulai terbangun.
Kini ia tinggal bersama Carina, ibu asuhnya, dan tak lagi mendesis saat bersembunyi di sudut. Ia mendekat dengan rasa ingin tahu ketika mencium aroma jagung, mengamati truk sampah dari jendelanya, dan setiap pagi, tanpa pernah lupa, mengucapkan “halo” serta bertanya apa yang sedang kamu lakukan. Ia masih tidak membiarkan siapa pun menyentuhnya. Namun, setelah semua yang dilaluinya, ia telah belajar untuk kembali percaya bahwa seseorang akan tetap tinggal.


