Delilah menghabiskan masa kecilnya menonton sepak bola bersama kakeknya. Bertahun-tahun kemudian, ia mewujudkan impian kakeknya untuk pergi ke Piala Dunia

Por Alexander López
10 July, 2026

Delilah Dee tumbuh besar dengan menonton sepak bola bersama kakeknya, selalu di depan televisi, entah pertandingan itu disiarkan langsung atau tayangan ulang yang sudah ia hafal di luar kepala.

Ia adalah seorang pria yang jarang menunjukkan emosi, sepenuhnya mengabdikan diri untuk menafkahi keluarganya setelah beremigrasi dari Peru.

Suatu hari, semuanya berubah. Philadelphia Union memberi Delilah tiket untuk pertandingan Piala Dunia di Philadelphia, hanya 24 jam sebelum pertandingan.

Ia menangis saat menerimanya, menangis lagi keesokan paginya, dan menyimpan rahasia itu sampai ia meminta kakeknya bersiap untuk pergi keluar.

Kakeknya tidak pernah mampu membeli tiket Piala Dunia sendiri. Melihatnya berada di sana, di stadion, memahami apa yang sedang terjadi, adalah cara Delilah untuk membalas setelah seumur hidup penuh pengorbanan.

Dan meskipun ia mewujudkan impian yang telah berlangsung selama puluhan tahun, yang paling berarti bagi kakeknya bukanlah stadionnya: melainkan berada di sana bersama cucu perempuan pertamanya.

@iamdelilahdee

I don’t even know where to begin. I’m so thankful for my @Philadelphia Union family for giving me the opportunity to surprise my Abuelo with tickets to the World Cup game today in Philly. He made so many sacrifices coming to this country to start the legacy here, I’m so thankful I get to give back to him in such a major way! This is something he’s waited over 80 years to experience and @philaunion helped me accomplish a life long dream of his. 🥹😭 #fifaphilly #worldcup

♬ original sound – ☆

Puede interesarte