Kita hidup di masa ketika mengeluh menjadi sangat mudah. Orang dewasa dan anak muda menyalahkan ekonomi, kurangnya internet, nasib, atau tidak memiliki komputer untuk mencari pekerjaan.
Namun kemudian muncullah Lucas Gabriel da Silva, seorang pemuda kelahiran 2005 dengan pendidikan sekolah dasar yang belum selesai, dan membuat kita semua terdiam.
Tanpa uang untuk warnet, komputer, atau printer, Lucas mengambil selembar kertas dan sebuah pena lalu, dengan ejaan dan tulisan tangan yang patut diiri, menulis résumé-nya dengan tangan.
Setiap hari ia turun ke jalan untuk mengumpulkan bahan-bahan daur ulang demi membantu memberi makan keluarganya, tetapi ia menegaskan satu hal di lembar kertasnya:
“Saya tidak mencari bantuan finansial. Saya hanya ingin sebuah kesempatan”.
Ini adalah bukti nyata bahwa ketika ada keinginan untuk maju, alasan tidak ada. Apakah Anda setuju bahwa sekarang ini orang-orang terlalu cepat menyerah saat menghadapi hambatan apa pun? 😭❤️

