Di Pakistan, homoseksualitas dapat dihukum oleh hukum. Namun, orang transgender (dikenal sebagai khawaja siras) diakui secara hukum sebagai gender ketiga dan telah memiliki peran budaya yang terlihat selama berabad-abad.

Sebuah video yang beredar di media sosial telah menjadi viral, memperlihatkan sebuah perayaan publik dengan penonton yang seluruhnya laki-laki, di mana para penampil transgender bernyanyi dan menari. Sesuatu yang sepenuhnya dinormalisasi di pernikahan dan pesta tradisional di negara itu.

Alasannya? Pemisahan gender yang ketat membuat ruang-ruang ini khusus laki-laki. Dan dalam logika sosial itu, mempekerjakan seorang khawaja sira diterima secara budaya.
