“Dia menghilang dan meninggalkan kami sepenuhnya terlantar”: Prajurit itu menyelesaikan misinya di Uganda, kembali ke Amerika Serikat, dan meninggalkan istrinya membesarkan kedua anak mereka sendirian

Por Alexander López
10 September, 2026

Juliet Mbabazi bertemu Travis Preston saat dia sedang menjalankan misinya sebagai anggota militer Amerika Serikat di Mbarara, Uganda.

Mereka menikah, memiliki dua anak—yang kini berusia 3 dan 7 tahun—dan membangun keluarga selama dua tahun. Sampai misi Preston berakhir.

Menurut cerita Mbabazi, begitu kembali ke Amerika Serikat, Preston berhenti merespons dan berhenti memberikan dukungan finansial dalam bentuk apa pun.

Dia ditinggalkan sendirian, membesarkan kedua anaknya, tanpa alamat, tanpa kontak, dan tanpa jawaban. Tak seorang pun di sekitarnya tahu cara menemukan keberadaannya.

Kisah itu sampai ke telinga penyanyi Uganda Bruno K, yang meluncurkan kampanye publik untuk menemukan keberadaan Preston: dia meminta bantuan warga Uganda yang bertugas di militer AS, mendesak Kedutaan Besar AS di Kampala untuk turun tangan, dan menyelenggarakan siaran langsung yang sejauh ini telah mengumpulkan 5 juta shilling Uganda untuk mendukung keluarga tersebut.

Satu pertanyaan lagi masih belum terjawab: apakah anak-anak Mbabazi dapat memperoleh kewarganegaraan AS yang tidak pernah didokumentasikan oleh ayah mereka untuk mereka.

Puede interesarte