Lionel Messi terus menarik perhatian berkat penampilannya di usia 38, dan dietnya kembali menjadi topik selama Piala Dunia 2026. AS meninjau pernyataan Ismael Galancho, ahli gizi pemain Argentina tersebut, untuk menjelaskan bagaimana ia tetap bugar tanpa menggunakan rahasia aneh.

Menurut Galancho, fondasinya terletak pada makanan biasa, tetapi dikontrol dengan cermat. Ia berbicara tentang makanan dalam porsi besar, hidrasi yang terukur, dan produk segar yang minim diproses, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, ikan, dan umbi-umbian. Idenya bukan diet ajaib, melainkan perencanaan yang didukung data.

Ahli gizi itu juga mencatat bahwa Messi mempermudah pekerjaannya melalui kedisiplinannya. Pada usia tersebut, kualitas teknis tetap menentukan, tetapi perawatan sehari-hari memungkinkannya mempertahankan level kompetitif dan merespons secara fisik dalam pertandingan yang menuntut.

