Dokter menyatakannya meninggal saat lahir, tetapi pelukan ibunya membawanya kembali

Por Alexander López
16 August, 2026

Jamie Ogg memiliki berat hampir tidak sampai 1 kilo ketika ia lahir.

Saat itu 25 Maret 2010, di Sydney, dan ia lahir bersama saudari kembarnya, Emily, dua bulan lebih awal. Dokter berjuang selama 20 menit untuk menyadarkannya kembali. Lalu mereka menyerah dan menyatakannya meninggal. Saat itulah ibunya, Kate Ogg, meminta untuk memeluknya untuk terakhir kalinya: ia menempatkannya kulit ke kulit di dada telanjangnya, bukan demi mukjizat, hanya untuk mengucapkan selamat tinggal.

Menit demi menit berlalu. Dokter memperingatkan bahwa setiap gerakan hanyalah refleks, tidak lebih. Namun Jamie mulai terengah-engah. Ia membuka matanya. Dan ketika Kate membawa setetes ASI ke bibirnya, ia menerimanya. Para spesialis kini berbicara tentang metode kanguru dan bagaimana kehangatan serta detak jantung seorang ibu dapat menopang bayi prematur yang berada di ambang kehidupan. Yang diketahui dengan pasti adalah ini: anak laki-laki yang akan mereka ucapkan selamat tinggal untuk selamanya itu masih hidup.

Puede interesarte