Dolly Parton meninggal dunia, tetapi meninggalkan satu lagu terakhir yang menanti masa depan: lagu itu akan didengar untuk pertama kalinya pada 2046

Por Pablo Román
27 August, 2026

Dolly Parton meninggalkan satu kejutan terakhir yang telah disiapkan untuk para penggemarnya, tetapi mereka harus menunggu hampir 20 tahun untuk menemukannya.

Pada 2015, penyanyi itu merekam sebuah lagu yang belum pernah dirilis berjudul “My Place in History” dan memutuskan untuk menyegelnya di dalam kapsul waktu di DreamMore Resort at Dollywood, di Tennessee. Rekaman tersebut tetap berada di dalam kotak kayu yang dikenal sebagai “Dream Box”, yang dipajang di balik kaca dan tidak dapat dibuka hingga 19 Januari 2046.

Tanggal itu tidak dipilih secara acak: itu akan menjadi hari ketika Dolly genap berusia 100 tahun.

Kotak itu berisi lebih dari sekadar lagu. Rekaman tersebut disimpan dalam CD, dan sebuah pemutar juga ditinggalkan untuk memastikan bahwa, ketika waktunya tiba, masih akan ada cara untuk mendengarkannya.

Hal yang menarik adalah bahwa Dolly menyesal telah menguncinya. Dalam wawancara pada 2022, ia menjelaskan bahwa lagu itu “sangat bagus” dan bercanda bahwa ia ingin membuka kotak itu dan menggantinya dengan kotak lain yang tidak sebagus itu.

Namun, ia memutuskan untuk menghormati rencana tersebut.

Kini, setelah kematiannya pada usia 80 tahun, lagu itu memiliki makna yang sepenuhnya berbeda. Tak ada yang perlu menunggu Dolly merekam musik lagi: ia sendiri meninggalkan sebuah lagu yang siap ditemukan oleh dunia beberapa dekade kemudian.

Dan ketika kotak itu akhirnya dibuka, pada 19 Januari 2046, generasi-generasi pertama yang tidak pernah mengenal Dolly secara pribadi akan menjadi pihak yang mendengar lagu yang direkamnya secara khusus dengan mempertimbangkan masa depan.

Judulnya tampak hampir seperti ramalan: “My Place in History”, atau “My place in history”.

Puede interesarte