Sébastien Desabre, pelatih Prancis berusia 49 tahun, baru saja kalah 2-1 bersama DR Kongo dari Inggris di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Mimpi itu berakhir di sana, di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, setelah Brian Cipenga sempat membuat mereka bermimpi dengan gol cepat.

Masih duduk di depan mikrofon, menjawab pertanyaan tentang tersingkirnya tim, kepala komunikasi tim angkat bicara. Ia tidak berbicara tentang pertandingan. Di situ juga, ia mengumumkan bahwa ayah Desabre telah meninggal.

Sang pelatih hanya sempat mengangkat tangannya, memberi isyarat singkat sebagai tanda terima kasih, lalu meninggalkan ruangan tanpa mengucapkan sepatah kata pun lagi. Kongo sedang memainkan Piala Dunia keduanya dalam sejarah. Desabre telah membawa mereka ke sana pada 2022. Sore itu ia pergi dengan dua kekalahan sekaligus 💔
