Empat kata sudah cukup. “Instagram itu untuk perempuan”, tulis Elon Musk, dan seluruh internet pun mulai berdebat.
Semua bermula pada 1 Oktober 2026, di X, jejaring sosial yang dibeli dan dijalankan sendiri oleh Musk. Seorang pengguna mengumumkan bahwa ia telah menghapus Instagram dari ponselnya karena, menurutnya, aplikasi itu “pada dasarnya ditujukan untuk perempuan” dan tidak memberikan manfaat apa pun baginya.

Pemilik X, Tesla, dan SpaceX itu bukan sekadar membalas: ia melakukannya dengan pernyataan singkat dan tegas, jenis pernyataan yang menjadi viral bahkan sebelum orang selesai membacanya.
Dan ada satu detail yang luput dari perhatian banyak orang: ini bukan kali pertama. Musk sebelumnya juga pernah melontarkan komentar bernada mengejek tentang laki-laki yang membagikan profil Instagram mereka dan cara orang-orang tertentu menggunakan platform tersebut. Ini sudah seperti kebiasaan.

Reaksi pun segera bermunculan. Sebagian orang memuji komentar itu dan setuju bahwa Instagram terutama ditujukan kepada audiens perempuan. Yang lain membantah: platform digital tidak memiliki gender, kata mereka. Perbandingan abadi antara Instagram dan X pun kembali mencuat, sementara kedua raksasa itu bersaing untuk merebut perhatian jutaan pengguna yang sama.

Bagaimana menurut Anda? Apakah Instagram merupakan jejaring yang lebih ditujukan kepada perempuan, atau komentar seperti ini hanya memperkuat stereotip?
