Eva Mendes berhenti berakting pada 2014 setelah ‘Lost River’, membesarkan kedua putrinya di rumah tanpa ponsel pintar atau media sosial, dan mengaku tak pernah menyukai dunia akting

Por Alexander
25 October, 2026

Maukah Anda mengesampingkan karier dan impian profesional terbesar Anda jika merasa anak-anak membutuhkan Anda di rumah 100% sepanjang waktu? 🥺🧹✨

Dalam industri yang mengukur kesuksesan dari kontrak bernilai jutaan dolar, karpet merah, dan sorotan dunia selebritas, kisah Eva Mendes dan Ryan Gosling telah menjadi pelajaran hidup nyata yang terus memicu perbincangan di antara jutaan perempuan.

Di puncak karier Hollywood-nya, setelah membintangi film-film laris, aktris kelahiran Kuba itu mengambil keputusan drastis untuk sepenuhnya meninggalkan lokasi syuting. Alasannya? Ia mencapai kesepakatan dengan pasangannya untuk mencurahkan seluruh perhatian pada pengasuhan kedua putri mereka, Esmeralda dan Amada.

Namun, yang paling mengejutkan semua orang bukan hanya keputusannya untuk pensiun, melainkan juga gaya hidupnya: meskipun mampu mempekerjakan banyak asisten, pasangan itu memutuskan untuk membesarkan putri-putri mereka tanpa pengasuh yang tinggal serumah atau staf rumah tangga tetap. Di rumah, mereka membagi tugas sehari-hari seperti keluarga tradisional: Ryan mengurus masakan, sementara Eva menangani bersih-bersih dan mencuci piring.

“Bagi saya, wastafel yang bersih berarti pikiran yang jernih. Menjadi ibu adalah pekerjaan paling kreatif dan paling menuntut yang pernah saya jalani seumur hidup”, ungkap sang bintang, menjelaskan bahwa ia lebih memilih memberi putri-putrinya masa kecil yang membumi dan normal, jauh dari hiruk-pikuk Hollywood.

Sikap ini memicu perdebatan sengit yang membelah perempuan di media sosial: di satu sisi, ribuan orang memujinya karena menjadikan keluarga sebagai prioritas utama dan meluangkan waktu untuk putri-putrinya; di sisi lain, sebagian orang mempertanyakan apakah seorang perempuan seharusnya mengesampingkan ambisi profesionalnya demi membesarkan anak, sementara pasangannya terus bersinar dalam kariernya.

Pelajaran tentang cinta dan prioritas yang mengajak kita merenungkan bahwa makna sejati dari pemenuhan diri berbeda bagi setiap orang. ❤️‍🩹👑

Apakah menurut Anda ini merupakan tindakan yang didasari cinta murni dan naluri keibuan, atau menurut Anda perempuan tidak seharusnya mengorbankan karier demi keluarga?

Puede interesarte