Ferran Torres, Spanyol, 2026. Gol itu tercipta dengan menegangkan, nyaris di akhir, jenis gol yang membuat Anda kehabisan napas sebelum sempat berteriak. Dengan tendangan itu, Spanyol dinobatkan sebagai juara Piala Dunia melawan Argentina.

Namun bukan hanya gol itu yang mengharukan banyak orang. Ferran Torres, seorang pesepak bola yang selama bertahun-tahun menghadapi kritik dan ejekan di media sosial, muncul pada saat yang tepat untuk mencetak sejarah.
Di media sosial, setelah kemenangan itu, ia mengunggah foto dirinya saat kecil, memegang trofi Piala Dunia 2010. Di samping gambar tersebut, ia menulis hanya satu frasa: “Impian setiap anak”.

Tidak diperlukan kata-kata lagi. Anak laki-laki yang dulu berpose dengan trofi milik orang lain itu akhirnya mengangkat trofinya sendiri. Bagi siapa pun yang mencintai sepak bola, hanya sedikit gambar yang begitu merangkum makna mengejar mimpi hingga akhir.
