[FOTO] Ia bertahun-tahun menahan ejekan tentang penampilannya dan menghabiskan US$170.000 untuk lebih dari 20 operasi: transformasinya mencengangkan

Por Pablo Román
28 August, 2026

Semasa kanak-kanak, Airi Hirase terus-menerus diejek karena penampilannya. Teman-teman sekolah memanggilnya “jelek” dan bahkan mengatakan bahwa ia terlihat seperti laki-laki. Seiring waktu, pengalaman-pengalaman tersebut akhirnya sangat memengaruhi cara ia memandang dirinya sendiri.

Pada usia 15 tahun, Hirase memutuskan bahwa ia ingin mengubah penampilannya dan mulai mempertimbangkan operasi kosmetik sebagai jalan keluar yang mungkin. Pada usia 19 tahun, ia menjalani prosedur pertamanya dan sejak saat itu memulai transformasi yang pada akhirnya mencakup lebih dari 20 operasi pada wajah dan payudaranya.

Secara keseluruhan, perempuan Jepang itu mengatakan bahwa ia menghabiskan sekitar 24 juta yen, sekitar US$170.000, untuk prosedur-prosedurnya.

Transformasinya juga akhirnya menjadi konten di internet. Hirase mulai membagikan foto-foto proses tersebut serta foto sebelum dan sesudahnya, dan kini mengumpulkan lebih dari 1,1 juta pengikut di Instagram dan sekitar 300.000 di X.

Namun, di balik foto-foto tersebut terdapat kisah yang jauh lebih rumit daripada sekadar mengejar kecantikan. Hirase mengatakan bahwa kritik yang diterimanya semasa kanak-kanak membuatnya mengembangkan rasa minder yang sangat kuat terhadap penampilannya, dan ia bahkan mulai menghindari cermin karena tidak tahan melihat dirinya sendiri.

Ia sendiri menggambarkan operasi kosmetik sebagai “satu-satunya cara baginya untuk hidup”, dengan mengaitkan keputusan-keputusannya dengan luka emosional yang telah ia bawa sejak saat itu.

Untuk mendapatkan uang yang diperlukan, ia mulai bekerja di usia yang sangat muda. Ia menjalani berbagai pekerjaan, termasuk pekerjaan pindahan dan sebagai petugas keamanan, sambil menabung untuk membayar prosedur yang telah ia putuskan untuk jalani.

Kini, transformasi dramatisnya telah menjadi bagian dari identitas publiknya dan konten yang ia bagikan kepada para pengikutnya. Foto-fotonya menunjukkan perubahan radikal dibandingkan dengan gambar-gambar dari masa mudanya dan telah memicu berbagai reaksi di internet.

Namun, kisahnya juga menimbulkan pertanyaan yang jauh lebih tidak nyaman: sejauh mana penolakan dan ejekan selama masa kanak-kanak dapat memengaruhi cara seseorang memandang tubuhnya sendiri selama sisa hidupnya?

Airi menemukan jawabannya melalui operasi. Dan kini, jutaan orang mengikuti hasil dari keputusan tersebut secara daring.

Puede interesarte