Foto-foto hasilnya: Bagaimana seorang pengusaha Arab mengubah kehidupan seorang anak laki-laki tanpa listrik

Por Ana Cid
28 July, 2026

Setiap malam, ketika matahari terbenam, Víctor Martín Angulo Córdova akan mengambil buku catatannya dan meninggalkan rumahnya. Ia berjalan beberapa meter menuju tiang lampu jalan, duduk di trotoar, dan memanfaatkan satu-satunya sumber cahaya itu untuk mengerjakan tugas sekolahnya.

Ia baru berusia 12 tahun dan tinggal bersama ibunya di sebuah rumah sederhana di Moche, Peru, tempat mereka tidak memiliki listrik. Sementara anak-anak lain belajar di kamar tidur mereka, ia bergantung pada lampu jalan untuk menyelesaikan pekerjaan rumahnya. Meski begitu, ia tidak pernah berhenti berjuang. Mimpinya adalah menjadi seorang polisi untuk membantu memerangi korupsi dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi keluarganya.

Sebuah kamera keamanan merekam kejadian itu pada 2019. Dalam rekaman tersebut, anak laki-laki itu terlihat sepenuhnya fokus, menulis di buku catatannya di bawah tiang lampu jalan. Video itu menjadi viral, dan jutaan orang di seluruh dunia terharu oleh tekadnya.

Kisah itu sampai ke Bahrain, tempat pengusaha dan filantropis Yaqoob Yusuf Ahmed Mubarak memutuskan untuk menempuh ribuan kilometer hanya untuk bertemu anak laki-laki itu. Yang ia temukan adalah sebuah keluarga yang setiap hari berjuang untuk maju. Maka ia memutuskan untuk membantu.

Mubarak mendanai renovasi total rumah tersebut, memungkinkan keluarga itu memiliki listrik, mendukung perbaikan di sekolah yang dihadiri Víctor, dan membantu ibunya memulai usaha kecil agar ia dapat memperoleh penghasilan.

Apa yang dimulai dengan seorang anak laki-laki yang belajar di bawah tiang lampu jalan akhirnya mengubah kehidupan seluruh keluarga.

Kisah Víctor berkeliling dunia karena mengingatkan orang-orang akan sebuah kebenaran yang sering luput dari perhatian: ada anak-anak yang tidak membutuhkan bakat lebih besar daripada yang lain untuk maju, melainkan hanya kesempatan yang banyak dari kita anggap remeh.

Karena terkadang, satu cahaya saja sudah cukup untuk menerangi jalan menuju masa depan yang sepenuhnya berbeda.

Puede interesarte