Foto: Kamera Keamanan Menangkap Pria Lansia Tidur di Atas Meja untuk Merawat Anjing-Anjingnya

Por Ignacio Mardones
1 September, 2026

Seorang relawan meninjau kamera keamanan di sebuah penampungan di Brasil dan menemukan pemandangan yang mengejutkannya: Antônio Anastácio Calheiros yang berusia 58 tahun sedang tidur di atas meja kayu yang keras dan dingin, tanpa kasur atau bantal, sementara lusinan anjing tetap berada di sekelilingnya. Itu bukan situasi yang terjadi sesekali maupun cara untuk menarik perhatian. Antônio memilih tidur di sana agar dapat mendengarkan hewan-hewan itu pada malam hari dan mencegah mereka berkelahi.

Pria itu tinggal bersama lebih dari 800 anjing di sebuah peternakan di Marechal Deodoro, di negara bagian Alagoas, Brasil. Untuk membeli properti tempat penampungan itu beroperasi, ia menjual sebagian perabotannya. Kemudian, ketika membutuhkan uang untuk memberi makan hewan-hewan tersebut, ia menjual hampir semua yang masih tersisa di rumahnya.

Merawat begitu banyak hewan merupakan tantangan yang sangat besar. Penampungan itu menggunakan sekitar 200 kilogram makanan per hari, selain membutuhkan obat-obatan, perawatan, dan makanan khusus untuk anjing yang mengalami masalah kesehatan, kekebalan tubuh rendah, atau kekurangan gizi. Antônio memiliki dua pekerja dan seorang juru masak yang membantu tugas-tugas di penampungan. Penampungan itu beroperasi terutama berkat donasi.

Keputusan untuk tidur di atas meja memiliki alasan khusus. Menurut Antônio, tidak ada cukup kandang di penampungan itu, dan beberapa anjing besar tinggal bersama anjing-anjing yang lebih kecil, selain memiliki temperamen yang berbeda. Karena itulah ia memilih tetap berada di dekat mereka pada malam hari: jika tidur lebih jauh, ia tidak akan dapat mendengar apa yang terjadi di antara mereka.

Antônio juga menjelaskan bahwa ia berusaha membiarkan anjing-anjing itu berkeliaran bebas kapan pun memungkinkan dan menghindari merantai mereka. Hanya beberapa hewan yang dianggap sangat agresif yang tetap ditahan karena mereka dapat melukai hewan-hewan lainnya.

Dari kelompok yang pernah hampir mencapai 900 anjing, ia memperkirakan hanya 14 atau 15 yang tetap dirantai, yang berarti kurang dari 1%. Pada saat itu, mereka juga sedang membangun kandang yang lebih besar agar hewan-hewan tersebut memiliki lebih banyak ruang.

Kisahnya dengan anjing dimulai setelah kematian satu-satunya hewan peliharaannya, seekor pit bull yang jatuh sakit. Sejak saat itu, ia mulai menyelamatkan, merawat, dan melindungi hewan-hewan terlantar, hingga akhirnya mengabdikan hampir seluruh sumber dayanya pada tugas yang bermula dari seekor anjing dan berakhir dengan melibatkan ratusan anjing.

Puede interesarte