Anak perempuan 10 tahun dengan ASD diserang oleh lebih dari 50 teman sekelas “Karena menjadi therian”: seorang staf sekolah mengejeknya dengan topengnya

Por Valentina Ulloa
23 June, 2026

Seorang staf sekolah terlihat mengenakan topengnya… sementara anak itu memar dan babak belur. Di mana orang-orang dewasa?

Ia berusia 10 tahun, didiagnosis dengan ASD, dan mengenakan kostum kucing yang diizinkan oleh sekolah. Itu adalah hari terakhir semester di Instituto Claret di Temuco, Chile, pada 18 Juni 2026, dan yang ia inginkan hanyalah merayakannya bersama teman-teman sekelasnya. 🐱

Apa yang terjadi saat jam istirahat itu diceritakan oleh ibunya, Daniela Retamal: antara 50 hingga lebih dari 100 siswa mengelilingi anak itu, mendorongnya, menarik rambutnya, dan berteriak “dia therian!” seolah-olah itu membenarkan apa pun.

Anak itu berhasil melarikan diri sampai ia menemukan pengawas lorong. Ia berakhir memar dan babak belur, tanpa perhatian medis yang tepat waktu dan tanpa dukungan psikologis apa pun.

Namun detail yang paling menyakitkan: ketika Daniela tiba di sekolah untuk menjemput putrinya, ia melihat seorang staf dari institusi itu mengenakan topeng milik anak itu. “Bagi kami, itu adalah ejekan”, katanya. 😔

Instituto Claret mengaktifkan protokol dan menyatakan bahwa rekaman audiovisualnya tidak menunjukkan kekerasan fisik. Keluarga tersebut mengajukan pengaduan ke Superintendency of Education dan Kantor Kejaksaan, dan sedang mempertimbangkan untuk tidak kembali ke sekolah itu. Kerugian psikologisnya, kata Daniela, “sangat parah”. Penyelidikan formal baru akan dimulai setelah libur musim dingin. ⚖️

Puede interesarte