Kashe Quest berusia 6 tahun dan sudah mengetahui hal-hal yang membutuhkan waktu seumur hidup bagi orang lain untuk memahaminya.

Pada usia 17 bulan, ia sudah mengenali alfabet, angka, warna, dan bentuk geometris. Pada usia 2 tahun, sebuah tes formal memberinya skor IQ 146, angka yang menempatkannya dalam 2% teratas populasi dunia dan membuatnya mendekati nilai yang diperkirakan para ahli dimiliki Albert Einstein, yakni 160 poin (sang ilmuwan tidak pernah mengikuti tes resmi).

Saat ini ia adalah anggota termuda Mensa cabang AS, organisasi yang menghimpun orang-orang paling cerdas di planet ini. Ia bersekolah dengan pembelajaran yang dipersonalisasi, tetapi ibunya menegaskan sesuatu yang lebih berharga daripada skor apa pun: agar Kashe tetap bermain tenis, memasak, dan, di atas segalanya, menjadi seorang anak.