Bob Arum bukanlah suara biasa dalam dunia tinju. Ia berusia 94 tahun, mendirikan Top Rank, dan menyaksikan langsung bagaimana Floyd Mayweather Jr. menjadi petinju dengan bayaran tertinggi dalam sejarah. Itulah sebabnya perkataannya di Fight Hub TV begitu berbobot.

Menurut Arum, masalah dengan “The Money” tidak pernah terletak pada penghasilannya; melainkan pada apa yang dilakukannya dengan uang itu. Pengeluaran berlebihan, gaya hidup yang mustahil dipertahankan, dan kini sebuah laga eksibisi di Yunani yang dibatalkan melawan Mike Zambidis akibat sengketa hukum dengan CSI Sports Events. Semua itu, kata Arum, membuat Mayweather lebih dekat pada kehancuran daripada yang mungkin dibayangkan siapa pun untuk seseorang yang pernah mengumpulkan 1.000 miliar dolar.

Mayweather tidak tinggal diam. Beberapa bulan sebelumnya, dalam sebuah forum di New York, ia telah menyangkal semuanya: ia mengklaim memiliki 100 gedung dan kekayaan yang masih utuh di bank. Dua versi, satu nama, dan sebuah pertanyaan yang belum dijawab dengan pasti oleh siapa pun: ke mana perginya uang milik ‘The Money’?
