N’Golo Kanté, gelandang yang dikenal dunia berkat prestasinya bersama Leicester City dan mengangkat Piala Dunia bersama Prancis pada 2018, hampir memiliki kisah yang sama sekali berbeda.

Menurut mantan rekan setimnya Jamie Vardy, Kanté hampir bermain untuk Mali: “Awalnya, ia bahkan tidak ingin bermain untuk Prancis. Ia ingin mewakili Mali demi menghormati ayahnya”.

Namun takdir datang lebih dulu: Prancis memanggilnya sebelum Mali sempat melakukannya, dan panggilan telepon itu akhirnya mengubah perjalanan karier salah satu gelandang paling dicintai dalam sepak bola dunia.
Kini, Kanté identik dengan kerendahan hati dan kerja keras yang tenang. Namun hanya sedikit yang tahu bahwa, dalam garis waktu lain, ia bisa saja mengenakan warna Mali karena cintanya kepada ayahnya.
