“Saya genap berusia 46 tahun. Lumayan, mengingat dokter memberi tahu ibu saya bahwa saya tidak akan pernah hidup sampai usia 3”: Steven Spohn, yang hidup dengan atrofi otot tulang belakang, kini bekerja untuk mendorong kemandirian penyandang disabilitas

Por Emilia Lara
16 September, 2026

Steven Spohn baru saja genap berusia 46 tahun. Saat masih kecil, dokter memberi tahu ibunya bahwa kemungkinan besar ia tidak akan hidup sampai usia 3. 💙

Ia hidup dengan atrofi otot tulang belakang dan telah bekerja di bidang teknologi untuk penyandang disabilitas selama 25 tahun. Setiap ulang tahun, ia punya tradisi: ia meminta seorang selebritas membantunya membuat dunia sedikit lebih baik. Tahun ini, ia memilih Mark Cuban.

Namun, ia tidak meminta uang. Ia meminta sesuatu yang jauh lebih sederhana: koneksi. Steven kini mengelola Mount Sinai Back-to-Life Center dan ingin memecahkan masalah yang ia kenal secara langsung: sistem medis dapat menyelamatkan nyawa, merehabilitasi, dan mengirim Anda pulang, tetapi sering kali tidak ada yang mengajari Anda cara kembali bekerja, bepergian, menjalin hubungan, atau menemukan alat yang memungkinkan Anda hidup mandiri.

“Jawabannya ada. Teknologinya ada. Pengetahuannya ada”, tulisnya. Bagi Steven, yang kurang adalah membangun jembatan yang menghubungkan semua itu dengan mereka yang paling membutuhkannya. 💙

Puede interesarte