Tersisa beberapa menit sebelum perpanjangan waktu berakhir. Argentina bertahan, Spanyol terus menekan, dan di tengah ketegangan itu Giuliano Simeone membungkuk untuk membetulkan kaus kakinya.

Detik itu sudah cukup. Ferran Torres dibiarkan benar-benar sendirian, menerima umpan sundulan Nico Williams dan tidak menyia-nyiakannya: 1-0 untuk Spanyol pada menit ke-106. Simeone, putra pelatih Diego Simeone, baru masuk pada menit ke-70 dan justru ditugaskan untuk mengawal Torres.
Simeone benar-benar kacau…. Dia secara absurd kehilangan jejak Ferran Torres, membiarkannya sendirian🤦🤦.. Dalam final Piala Dunia kamu tidak boleh melakukan itu 😅.. pic.twitter.com/qZvwsmlHLc
— Anxious Vids🔥 (@Anxiousvids) July 20, 2026
Sebuah video yang dibagikan di X memperlihatkan permainan itu frame demi frame dan memicu kemarahan para penggemar Argentina. Beberapa jam kemudian, Simeone mengunggah pesan permintaan maaf di Instagram. Ia juga mendapat peluang mencetak gol pada menit-menit akhir, tetapi gagal memanfaatkannya. 💔⚽
