Seorang guru pengganti dipecat setelah meminta donasi dari murid-muridnya sebagai imbalan nilai tambahan untuk mendanai perjalanan ke Ekuador

Por Matías Mora
8 October, 2026
Stephanie Mullaley

Stephanie Mullaley punya rencana: mengumpulkan 1.800 dolar untuk perjalanan ke Ekuador. Masalahnya adalah cara yang ia gunakan.

Mullaley adalah guru pengganti penuh waktu di sebuah sekolah menengah atas di Clinton, Iowa. Perjalanan itu bukan sekadar untuk berwisata: ia dan suaminya diundang untuk ikut serta dalam misi medis; ia bertugas sebagai penerjemah dan suaminya menjadi bagian dari tim. Untuk menutupi biaya transportasi, penginapan, dan makanan mereka, Mullaley membuat kampanye GoFundMe pribadi. Menurut hakim hukum administrasi Duane Golden, selama musim semi 2026 ia menawarkan nilai tambahan kepada murid-muridnya jika mereka menyumbang ke kampanye tersebut. Menurut putusan itu, para murid merasa tertekan, dan beberapa tetap menyumbang.

Stephanie Mullaley

Penggalangan dana itu akhirnya lebih sederhana daripada yang direncanakan: hanya enam donasi, masing-masing sebesar 5 hingga 50 dolar, dengan total 140 sebelum semuanya ditangguhkan. Pada 29 Mei, distrik sekolah memecatnya saat itu juga karena melanggar kebijakan etiknya. Ia mengajukan tunjangan pengangguran, tetapi hakim menolak permohonannya karena pelanggaran terkait pekerjaan.

Putusan tersebut menyatakan bahwa menawarkan nilai tambahan sebagai imbalan atas donasi merupakan pelanggaran terkait pekerjaan. Kampanye itu kemudian dihapus dari GoFundMe, dan 140 dolar dikembalikan kepada para donatur.

Puede interesarte