Stallone berusia 80 tahun dan baru saja melontarkan pernyataan yang bakal mengundang perbincangan. 🥊
Dalam wawancara dengan EL PAÍS di New York, saat mempromosikan memoarnya “The Steps”, ia ditanya tentang kultus tubuh dan pusat kebugaran.

Jawabannya lugas: hal itu sangat penting, karena pria perlu menaklukkan sesuatu untuk membuktikan maskulinitas mereka, dan menurutnya, itu merupakan bagian dari kodrat mereka.
Ia melanjutkan dengan gambaran yang kini ramai diperdebatkan di media sosial: ia mengatakan hanya pria yang melakukan hal-hal gila seperti melompat keluar jendela atau melakukan aksi nekat dengan sepeda motor, bahwa ia tidak melihat perempuan melakukannya, dan bahwa setiap pria perlu menguji dirinya untuk mengetahui apakah ia berani.

Yang menarik, aktor yang sama mengakui dalam memoarnya bahwa logika ini membuatnya harus membayar mahal. Ia mengakui bahwa dirinya bukan ayah yang baik dan bahwa dalam pernikahan pertamanya, ia berada dalam “mode pejuang”.
Itulah sebabnya ia punya gagasan untuk menaklukkan dunia, dan segala hal lainnya pun tersisih. Ia memuji istrinya, Jennifer, yang membesarkan putri-putrinya dengan penuh pengabdian.
Apakah menjadi pria berarti harus membuktikan keberanian dengan segala cara, atau gagasan itu sudah ketinggalan zaman?
