Alexia, Doug, dan Jake telah menghabiskan 15 tahun membangun keluarga bersama. Empat anak, sebuah rumah, seluruh kehidupan yang mereka jalani bersama. Dan meskipun hukum hanya mengizinkan penyatuan dua orang untuk didaftarkan pada satu waktu, mereka memutuskan untuk merayakan apa yang sebenarnya sudah mereka jalani: pernikahan bertiga.
Ada lebih dari 100 tamu, seorang DJ, tuksedo sewaan, dan gaun putih yang dipilih dengan cermat. Ada tarian ayah dan anak perempuan, tarian pengantin pria dan ibunya, kue yang dipotong oleh ketiganya, serta janji pernikahan yang diucapkan sambil saling menatap mata. Tak seorang pun di sana membutuhkan dokumen legal untuk memahami apa yang mereka saksikan.


Rutinitas harian mereka juga mencerminkan persatuan itu: Doug dan Jake berangkat kerja lebih awal, sementara Alexia mengurus sekolah dan janji temu medis melalui bisnisnya sendiri. Pendapatan mereka masuk ke rekening bersama, dan keputusan-keputusan besar, seperti membeli sebuah bisnis, dibuat oleh mereka bertiga. Baru sebulan lalu, mereka secara resmi mengadopsi seorang remaja yang hadir dalam kehidupan mereka melalui sistem pengasuhan. Keluarga ini telah menghadapi ejekan dan komentar kejam dari orang-orang asing, tetapi setelah 15 tahun, semua itu tidak berhasil memisahkan mereka.


